Rabu, 06 November 2013

Affiliate Dan Reseller

Pesatnya perkembangan teknologi membuat para penggunannya memanfaatkan secara maksimal baik untuk pertukaran informasi ataupun pembuatan bisnis. Saat ini sedang gencar – gencarnya para pengguna teknologi membuat bisnis online, selain dapat bertukar informasi mereka juga mendapatkan penghasilan yang tidak sedikit.
          Banyaknya bisnis online membuat para pakar mengelompokannya menjadi beberapa kelompok, dan kali ini pembahasan dalam tulisan ini akan tertuju pada salah satu bisnis online yaitu “ Affiliate Dan Reseller”. Apa itu Affiliate Dan Reseller? Bagaimana sistemnya? Materi tersebut akan kita bahas selengkapnya dalam tulisan ini.

Pengertian Dan Sistem
Affiliate adalah cara menghasilkan uang dengan menjual produk dari perusahaan atau lembaga pemilik produk (affiliate merchant), dengan bergabung menjadi pemasar produk (affiliate marketers), dan (hanya) dibayar setelah produk terjual. Di luar negeri, afiliasi memiliki kedekatan  dengan pekerjaan seperti calo, broker, atau perantara.
Reseller adalah menjual kembali suatu produk yang dilakukan oleh penjual setelah penjual tersebut membelinya, yang artinya tidak ada keterkaitan antara reseller dengan pemilik produk (berbeda dengan affiliate).
Pada prinsipnya sistem affiliate dan reseller adalah sama. Yaitu sama-sama bertujuan untuk menjualkan produk orang lain, menjadi media perantara antara produsen atau distributor dengan end user atau konsumen. Atas jasa pemasaran tersebut maka mereka berhak untuk mendapatkan komisi, yang besarannya disesuaikan dengan aturan dari pihak produsen atau distributor. Yang membedakan antara sistem reseller dan affiliasi yaitu :
§  Sistem affiliate adalah salah satu sistem yang digunakan dalam bisnis online, dengan menjualkan produk atau jasa orang lain tanpa syarat apapun. Sehingga kita hanya diwajibkan mendaftar, tanpa perlu membeli atau memiliki produk atau jasa yang akan kita tawarkan. Namun komisi affiliate juga tidak sebesar komisi program reseller, biasanya berkisar antara 20% hingga 50%. Misalnya clickbank.com
§  Sedangkan program reseller adalah sistem yang dapat dijalankan untuk bisnis online, dengan menjualkan produk atau jasa orang lain dengan syarat kita harus membeli atau memiliki produk atau jasa yang akan kita pasarkan. Komisi yang diberikanpun juga bervariasi, namun lebih besar daripada komisi yang diterima affilitor yaitu berkisar antara 30% hingga 80%.
Selain perbedaan, ada beberapa persamaan dalam affiliate dan reseller dalam menjalankan sistemnya. Berikut point – pointnya
1.     Sebelum menjadi affiliate ataupun reseller suatu produk, biasakan mempelajari informasi tentang produk atau jasa yang akan dipromosikan.
2.     Pilihlah produk yang diminati pasar atau prduk yang disukai. Jadi selain memasarkan produknya, kesenangan dari kegiatan tersebut juga dapat memperoleh agar tidak mudah bosan.
3.     Lakukan dengan menggunakan strategi marketing atau promosi yang beda daripada yang lain. Sehingga bisa menarik perhatian orang. Contohnya dengan memberikan bonus atau tambahan yang menarik minat beli konsumen.
4.     Berikan tambahan pengalaman untungnya mengikuti bisnis affiliate atau reseller produk tersebut, agar konsumen yakin dengan penawaran yang ada. Bisa menggunakan blog atau website untuk mengoptimalkan promosi.
5.     Mengajak kerjasama beberapa orang untuk membantu penjualan, misalnya saja mengajak rekan yang belum menjadi reseller untuk membantu memasarkan produk yang ditawarkan dengan membagi komisi yang diperoleh.
6.     Yang keenam adalah tekun, fokus serta memberikan inovasi – inovasi baru yang dapat menarik minat konsumen lebih banyak. Pikirkan tentang cara meningkatkan penjualan produk yang ditawarkan.

Kelebihan Dan Kekurangan
Kelebihan
1.     Tanggung Jawab Kecil
Menjadi seorang owner atau pemilik sebuah bisnis online mandiri memang secara penghasilan tentu saja lebih besar dibandingkan dengan mengikuti bisnis online oang lain. Tetapi hal itu juga diimbangi dengan persiapan yang tidak mudah serta tanggung jawab yang tidak kecil. Seorang pemilik bisnis online bertanggung jawab kepada para member atau customernya atas keberlangsungan bisnis online tersebut dan kualitas produk yang dijual. Berbeda halnya dengan seorang affiliate marketing atau reseller yang tentu saja memiliki tanggung jawab lebih kecil karena hanya berkonstrentasi pada masalah promosi.

2.     Tidak Memerlukan Keahlian Tinggi
Untuk menjadi seorang affiliate marketer atau reseller tidaklah mengharuskan seseorang harus menguasai hal-hal teknis seperti cara membuat website, pemograman, dll. Sedangkan menjadi seorang owner bisnis online dibutuhkan pengetahuan atau keahlian cukup dibidang bisnis online. Untuk seorang pemula, tentu saja dengan memilih menjadi affiliate marketer adalah lebih tepat karena umumnya seorang pemula masih harus belajar lebih banyak lagi.

3.     Media Belajar Sekaligus Menghasilkan
Menjadi seorang affiliate marketer atau reseller adalah cara yang tepat untuk belajar lebih banyak tetang bisnis online disamping itu tentu juga Anda tetap mendapat penghasilan. Wow luar biasa, Anda belajar dan dibayar. Gunakanlah kesempatan tersebut sebaik-baiknya, pelajarilah ilmu internet marketing sebanyak-banyaknya, dan jangan lupa untuk selalu mempraktekannya.

4.     Dapat Dijadikan Kerja Part Time (Sambilan)
Seperti disinggung dipoin pertama, menjadi seorang owner bisnis online mandiri memiliki tanggung jawab lebih besar dibandingkan dengan menjadi seorang affiliate marketer atau reseller. Karena seorang pemilik bisnis online mandiri dituntut untuk selalu fokus pada bisnis online yang ia kelola demi menjamin kepuasan pelanggan dan memastikan sisitem berjalan dengan baik. Hal ini akan sedikit sulit jika diposisikan sebagai sambilan atau dipadukan dengan pekerjaan lain. Jikapun bisa tetap saja hasilnya tidak akan maksimal. Jika Anda masih memiliki pekerjaan utama didunia offline, dan menempatkan bisnis online hanya sebagai sambilan, maka menjadi affiliatte marketer atau reseller adalah pilihan yang tepat.

5.     Tidak Pusing Memikirkan Produk, Sistem dan Pengiriman Barang
Banyak orang yang mudur dalam memulai usaha baik online maupun offline adalah karena mereka merasa proses penyediaan produk, mengelola stok, mengatur sistem, pengiriman produk ke konsumen dll, semuanya sangat rumit dan memusingkan. Dengan menjadi affiliate marketer atau reseller maka hal-hal yang memusngkan tersebut tidak akan berlaku. Tugas seorang affiliate marketer dan reseller hanyalah berpromosi dan menghasilkan penjualan, setelah itu nikmatilah komisinya.
Kekurangan
1.     Hasil Hanya Sekali
jika inginmenjual produk affiliate lain maka harusmemulai lagi dari nol untuk dapat pembeli baru, keluar dana extra untuk berbagai teknik promosi online.

2.     Sibuk Update Produk
Hal ini sudah pasti, karena jika ada perubahan harga, perubahan produk, maka pelaku affiliate akan kesibukan meng-update data – data agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam transaksi barang, terlebih jika harus ada penambahan informasi atau penambahan promosi.


3.     Tidak Dapat Diwariskan
Kecil Kemungkinannya untuk mewariskan bisnis online  kepada keluarga, karena tidak semua keluarga dapat menjalankan bisnis online. Terlebih bisnis online biasanya hanya diketahui si owner.

4.     Penghasilan Lebih Kecil
Penghasilan pelaku affiliate lebih kecil dibandingkan pemilik web (jika menggunakan web dalam pemasarannya). Hal yang wajar memang jika pemilik memiliki hak lebih besar, tapi hal tersebut mejadi tidak wajar jika melihat modal apa saja yang telah di keluarkan.

Kelompok :
1. Ivan Jond                             = 53410680 
2. M Bima Bagus                    = 54410123 
3. Oka Bakti Pratama              = 55410247 
4. Randy Rizki Permana         = 55410634 
5. Ridowan                              = 55410914
6. Abdurahman Harris            = 50410042
7. Riyan Hadi Saputro            = 56410080

Tidak ada komentar:

Posting Komentar